4 ASPEK PERBANDINGAN COR MANUAL DAN BETON READY MIX

4 ASPEK PERBANDINGAN COR MANUAL DAN BETON READY MIX

4 Aspek Perbandingan Cor Manual Dan Beton Ready mix
Dalam konstruksi sebuah bangunan, kualitas bahan dan teknik dalam pembangunannya adalah hal yang sangat penting dan harus penuh dengan pertimbangan dalam perwujudannya. Sikap profesionalitas sangat dibutuhkan dalam hal ini, harus mempertimbangkan kualitas bahan dengan tidak mudah tergoda dengan bahan-bahan murah namun kualitas rendah. Hal ini tentu sangat penting karena yang menjadi taruhannya adalah nyawa manusia. Berbicara tentang perbandingan cor manual vs beton readymix yang merupakan teknik pembangunan yang cukup sering diaplikasikan dalam berbagai pembangunan jembatan, rumah, dan lain sebagainya. Keduanya tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, berikut adalah ulasan mengenai perbandingan antara keduanya dari segi kualitas adonan, hasil, waktu yang dibutuhkan, serta tenaga kerja yang dibutuhkan:




Kelebihan dan kekurangan cor manual:
1.Dalam proses pembuatan adonan biasanya tidak merata sehingga campurannya yang terdiri dari semen, batu koral, pasir kasar, dan air tidak tercampur dengan baik sehingga menurunkan kualitas betonnya.
2.Perbandingan cor manual vs beton readymix juga dilihat dari hasil cor manual yang bisa terjamin selama menggunakan jasa tukang yang ahli di bidang ini. Karena jika tidak hasil cor bisa jadi akan cepat retak sehingga tentu akan memberi dampak buruk jangka panjang jika tidak dipertimbangkan sejak awal. Hal ini tentu bergantung pada kinerja yang profesional dari tukang.
3.Dari segi efisiensi waktu yang digunakan, cor manual membutuhkan waktu yang lebih lama.
4.Perbandingan cor manual vs beton readymix dapat juga dinilai dari segi tenaga tukang yang dibutuhkan. pengaplikasian cor manual lebih membutuhkan banyak tenaga kerja sehingga tidak efisien dari segi biaya yang harus dikeluarkan untuk menggaji tukang.

Kelebihan dan kekurangan beton readymix:
1.Adonan beton diproduksi di batching plant dengan material pembentuk beton yang terdiri dari campuran pasir kasar, semen, batu koral, dan air ke dalam sebuah alat berupa beton split mole atau concrete mixer dengan takaran yang sesuai dengan permintaan si pemesan lalu dikirim ke lokasi pemesan dalam bentuk adonan siap pakai menggunakan mixer truck.
2.Karena menggunakan jasa tenaga yang sudah ahli di bidangnya, hasil beton readymix terbilang cukup baik dan tergantung dari jenis keunggulan bahan yang kita pesan dari perusahaan penyedia layanan jasa ini. Karena menggunakan komposisi material dan adukan yang konsisten tentu akan menghasilkan kualitas beton yang baik.
3.Perbandingan cor manual vs beton readymix jelas terlihat dari segi efisiensi waktu yang digunakan. Beton readymix membutuhkan waktu pengecoran yang singkat jika dibandingkan dengan cor manual.
4.Pengecoran menggunakan beton ready mix tidak membutuhkan banyak tenaga kerja. Cukup beberapa tukang saja, karena adonan beton yang sudah siap tuang, jadi tidak membutuhkan jasa tukang untuk mengaduk adonan beton secara manual. Biasanya jasa tukang untuk meratakan adonan beton ke permukaan yang akan dicor sudah satu paket jika kita memesan beton readymix pada perusahaan layanan tersebut.
Itulah ulasan tentang perbandingan cor manual vs beton readymix. Untuk pemilihan jasanya tergantung kepada kebijakan pembaca dalam mengolah informasi di atas. Kebijakan dalam memilih bahan, teknik, dan tenaga dalam pembangunan sebuah proyek, baik itu skala besar maupun skala kecil. Dibutuhkan kebijakan dalam memutuskan yang terbaik untuk kemudian diterapkan kedalam pembangunan. Profesionalitas sangat dibutuhkan dalam pengerjaan proyek bangunan, karena kekokohan bangunan bergantung pada kualitas bahan dan kemampuan pekerjaannya.

Share this:

Team Kami:

BP. FADLY

BP. FADLY

BP. UMER