Cara Mengatasi Beton yang Retak dengan Mudah

Cara Mengatasi Beton yang Retak dengan Mudah

Biasanya saat terjadi masalah pada bangunan rumah, Anda akan memanggil tukang dan meminta mereka untuk memperbaikinya. Namun, jika kerusakan yang terjadi sebenarnya ringan dan bisa Anda perbaiki sendiri, maka kenapa tidak untuk mencoba memperbaikinya. Daripada segala kerusakan diserahkan perbaikannya kepada tukang, yang kemudian memerlukan budget lagi. Tentu akan lebih hemat jika perbaiki sendiri. Maka, kali ini akan diulas tentang cara mengatasi beton yang retak. Sebelum membahas tentang bagaimana cara memperbaikinya, maka mari kita ulas lebih dahulu apa yang bisa menyebabkan tembok beton menjadi retak.




Keretakan beton dibedakan menjadi dua yaitu retak lentur dan retak geser. Retak lentur terjadi karena ketidakmampuan beton untuk menopang beban. Biasanya retak karena sebab tersebut ditandai dengan bentuk retakannya yang vertikal atau tegak. Sementara keretakan beton yang kedua yaitu retak geser terjadi akibat adanya retak lentur yang tidak segera diperbaiki. Jika retak lentur bisa dilihat dari bentuk retakannya yang vertikal, maka retak geser juga bisa dilihat dari bentuk retakannya. Bentuk retakan retak geser adalah diagonal atau miring. Nah, jadi kedua retakan ini ada kaitannya. Untuk itu sedikit saja terjadi retakan, segera lakukan perbaikan agar tidak mengakibatkan retakan lainnya. selain kedua bentuk retakan tersebut, ada juga bentuk retakan rambut. Retakan ini biasanya diakibatkan oleh pengaruh cuaca yang ekstrim. Sebelum mengetahui bagaimana cara mengatasi beton yang retak, ingat dan pahami dulu jenis, bentuk, dan penyebab retakan tersebut. Selanjutnya ada tiga solusi untuk mengatasi beton yang rusak. Berikut akan diuraikan satu per satu.

Solusi pertama yaitu digunakan untuk struktur balok yang dibangun di atas dinding. Untuk cara mengatasi beton yang retak pada bagian ini yaitu dengan membuat kolom-kolom yang memiliki ukuran relatif kecil. Kolom-kolom kecil tersebut digunakan sebagai penopang balok yang retak. Selain itu, Anda bisa memanfaatkan tiang-tiang untuk dijadikan penyangga. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan kedudukan balok. Selain itu, hal tersebut juga dilakukan untuk meneruskan beban bangunan dari balok beton yang retak kepada struktur yang ada di bagian bawahnya.

Selanjutnya solusi yang kedua, yaitu silahkan Anda lakukan jika aplikasi solusi pertama tidak mungkin untuk dilakukan. Solusi yang kedua ini yaitu prinsipnya dengan menambal retakan yang ada, kemudian juga meningkatkan kekuatan balok yang retak. Anda bisa memberikan injeksi epoxy ke dalam balok yang memiliki retakan. Jika sudah, maka selanjutnya lakukan pembesaran dimensi balok beton. Pembesaran dimensi dilakukan dengan penguatan di bagian eksternalnya. Nah, dengan begitu, beton sudah tidak retak dan sudah memiliki kekuatan lebih untuk menahan beban. Itulah solusi kedua untuk cara mengatasi beton yang retak. Jika Anda sudah cukup mengerti dan memahami, maka selanjutnya Anda bisa meneruskan ke solusi yang ketiga.

Cara atau solusi yang ketiga yaitu bisa Anda lakukan jika retakan yang ada tidka terlalu besar. Cara yang ketiga ini cukup mudah, yaitu dengan memberikan atau menambalkan plester secukupnya pada bagian yang retak. Ingat, hanya pada bagian yang retak saja. Cara atau solusi ini dilakukan untuk menutup retakan. Selain itu juga agar terhindar dari resiko tulangan besi mengalami korosi. Nah, itulah ketiga solusi atau cara mengatasi beton yang retak. Jangan membiarkan beton yang sudah terlihat retak begitu saja, karena selanjutnya dapat menimbulkan keretakan-keretakan yang lainnya. Jika terjadi terus menerus keretakan pada beton bangunan rumah Anda maka bisa jadi perbaikannya akan lebih sulit dan memakan biaya yang besar.

Share this:

Team Kami:

BP. FADLY

BP. FADLY

BP. UMER